Tuesday, August 17, 2010

MUSIM PANEN CALO TIKET

Bulan ramadhan baru saja berjalan, namun harga bahan kebutuhan pokok merambat naik, hal itu terjadi dengan peningkatan kebutuhan konsumsi di masyarakat. Agaknya lebaran mash menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ritual pulang kampung, sehingga kaum urban memanfaatkan moment tersebut untuk ramai-ramai mengikuti tradisi tersebut. Secara psikologis keinginan mereka tercium oleh Calo tiket yang memanfaatkan situasi ini untuk mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya dari kaum urban.

Moment lebaran di manfaatkan oleh para calo tiket ini, seperti seorang petani yang menunggu datangnya musim panen. Dengan waktu yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai awal dan akhir kenaikan tatif (tuslah) mereka memanfaatkan waktu pendek ini sebaik-baiknya. di terminal bus, stasiun kereta api bahkan di bandara pun tempat mangkal yang asyik masyuk bagi para calo ini. 

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak berwenag sebenarnya untuk menekan calo ini, tapi tidak mudah untuk memberantas percaloan yang terjadi di negeri ini, karena selain faktor sosial (kondisi sempitnya lapangan pekerjaan) mereka ada juga karena kepentingan orang dalam sendiri. Meskipun spanduk telah dipasang untuk tidak melalui calo toh calo masih saja tetap berkeliaran. Ada indikasi bahwa merka memang mereka di piara oleh orang dalam, sehingga sulit untuk meniadakan mereka. Para calo ini ada juga karena sistem yang kuat dari dalam sehingga kalo mental orang-orang dalam tidak di benahi semakin sulit untuk memberantas praktek percaloan dalam bidang apa pun juga.

Sebagai gambaran bahwa, seorang calon penumpang hanya waktu beberapa menit untuk mendapat tiket, memang relatif mahal, tap ini dapat terbayar jika dibanding dengan keruwetan dan lamanya mengantri berjam-jam. Sepertinya kondisi ini memang diciptakan untuk tetap lestarinya percaloan. Pelayanan semakin baik sebenarnya dapat mengurangi praktek percaloan tiket kereta/ bus. Misalnya jika penyedia jasa dapat menyakinkan kepada calon penumpang dan memberikan pelayanan yang lebih di banding jika lewat calo, maka otomatis para calonpenumpang akan memanfaatkan fasilitas dan pelayanan yang prima dari penyedia jasa.

Mental para pengelola jasa, peningkatan pelayanan dan informasi yang benar kepada penumpang mungkin dapat mengurangi praktek percaloan di negeri kita ini.

No comments:

 

blogger templates | Make Money Online