Hand phone di buat untuk memenuhi permintaan pasar yang mobile bagi setiap penggunanya. fungsi utama Phone sell sebagai alat komunikasi mobile. karena para penggunanya kini memiliki mobilitas yang tinggi, menggantikan telepon rumah. Seiring dengan kemajuan jaringan dan teknologi gadget ini memiliki ekspansi pertumbuhan yang sangat tinggi. selain menyematkan fitur-fitur canggih handphone kini memiliki desain yang menarik.tak ayal lagi alat itu kini menjadi serbuan para konsumen di semua umur jenis kelamin dan kelas sosial.
Handphone pada awalnya sebagai barang mewah dan hanya orang yang tajir saja yang memapu membeli. rilis terbaru untuk menjangkau pasar menegah ke bawah muncullah hanphone murah yang lebih terjangaku dengan fitur minimalis dan mampu memenuhi tugas utamanya sebagai alat komunikasi. Kita bisa melihat pencari rumput sedang membawa Gadged ini, juga petani yang sedang menggarap sawahpun bisa menikmati teknologi ini, karena anaknya sedang di luar negeri menjadi seorang TKW agar memudahkan komunikasi dengan keluarganya.Pendek kata tegnologi ini sudah dapat di jangkau oleh siapapun dan dari kalangan manapun.
bertolak belakang dari keadaan tersebut bahwa kenyataannya teknologi ini telah menghegemoni kita semua, sebuah kesadaran palsu yang telah terkonstruksi pada banyak orang mengenai kemanfaatan alat komunikasi. Bahwa tidak semua orang dapat mengoperasikan fitur-fitur yang tersedia dalam phonesel. jadi sebenarnya banyak fitur yang tidak termanfaatkan karena kemampuan SDM yang kurang dan terbatasnya penggunaan teknologi.
Setiap bulan edisi baru phonesel akan hadir merambah dunia gadged ini, ratusan bahkan ribuan orang berburu informasi mengenai Handphone kluaran baru. Anak ABG laki perempuan,para perempuan-perempuan berduait dan laki-laki profesional selalu berganti dengan HP yang baru untuk mendukung kerjanya yang mobile.
Di balik kebutuhan tersebut bahwa, kita (kelas ekonomi menengah kebawah) telah menghabiskan lebih dari separoh penghasilannya untuk memberi alat dan mengisi pulsa. Lepas dari kemanfaatan yang telah dipakai bahwa konsumerisme telah menghabiskan banyak uang bagi kaum ini. Mereka masih belum menyadari bahwa kesenangan sesaat itu tidak memberi dampak yang positif bagi keuangan mereka. Dia hanya akan dianggap memiliki HP yang bagus, keluaran terbaru dan itu akan meningkatkan gengsi mereka. Hp bergerak dalam perubahan dari funsi semula sebagai media komunikasi, kini di gunakan sebagai kejar gengsi dan kejar status Baru.
Kemampuan teknologi mengakses GPRS semakin meningkatkan daya konsumerisme, jejaring sosial yang dapat diakses hanya dengan GPRS bahkan SMS saja membuat konsumsi pulsa semakin meningkat. Kemunculan jejaring sosial dan eforia masyarakat indonesia semakin meningkatkan rating konsumsi. Status baru muncul dalam Jejarin Sosial ini, kita bak selebriti yang selalu meng-update status, seolah semua orang harus tahu keadaanya saat ini.
Menlihat penetrasi teknologi informasi yang menebarkan sayap konsumerisme, mestinya menyadarkan kita bahwa konsumsi berlebihan dapat berakibat defisit anggaran rumah tangga, yang dapat mengggangu keharmonisan keluarga. intensitas penggunaan Gadget ini dapat berpengaruh negatif kepada pekerjaan bagi para pekerja, dan menurunnya tingkat motivasi belajar dan keberhasilan belajar, jika tidak bijaksana dan menyikapi dengan benar.
No comments:
Post a Comment